Skip to content

Jembatan Wheatstone

May 14, 2011
    BAB I
    PENDAHULUAN

Hambatan listrik merupakan karakteristik suatu bahan pengantar listrik/ konduktor,yang dapat di gunakan untuk mengatur besarnya arus listrik yang melewati suatu rangkaian.Hambatan sebuah konduktor di antara dua titik diukur dengan memasang sebuah beda potensial diantara titik-titik tersebut dan membandingkannya dengan arus listrik yang terukur. ( R=V/ I ).
Salah satu cara untuk mendapatkan nilai suatu tahanan tanpa menggunakan alat bantu multimeter ialah dengan metode Jembatan wheatstone. Metode jembatan Wheatstone dapat di gunakan untuk mengukur hambatan listrik. Cara ini tidak memerlukan alat ukur voltmeter dan amperemater,cukup satu Galvanometer untuk melihat apakah ada arus listrik yang melalui suatu rangkaian. Rangakaian diaur sedemikian rupa agar mendapatkan tidak adanya pembacaan pada Galvanometer- menunjukan nilai nol (0). Kemudian melalui perbandingan dari tahanan yang digunakan, tahanan yang diperoleh dapat ditentukan nilainya.

    BAB II
    JEMBATAN WHEATSTONE

A. Tujuan Percobaan
Setelah melakukan percobaan ini mahasiswa diharapkan mampu :
1. Memahami prinsip kerja Jembatan Wheatstone.
2. Menyusun sendiri rangkaian Jembatan Wheatstone.
3. Menentukan besarnya hambatan yang belum diketahui dengan Jembatan Weatstone.

B. Dasar Teori
Hambatan listrik merupakan karakteristik suatu bahan pengantar listrik/ konduktor,yang dapat di gunakan untukmengatur besarnya arus listrik yang melewati suatu rangkaian.Hambatan sebuah konduktor di antara dua titik diukur dengan memasang sebuah beda potensial diantara titik-titik tersebut dan membandingkannya dengan arus listrik yang terukur. ( R=V/ I ).
Metode jembatan Wheatstone dapat di gunakan untuk mengukur hambatan listrik. Cara ini tidak memerlukan alat ukur voltmeter dan amperemater,cukup satu Galvanometer untuk melihat apakah ada arus listrik yang melalui suatu rangkaian. Prinsip dari rangkaian jembatan Wheatstone di perlihatkan pada gambar (1)

Gambar 1. Rangkaian Jembatan Wheatstone

Keterangan Gambar :
S : Saklar penghubung
G :Galvanometer
E : Sumber tegangan arus
Rs :Hambatan geser
Ra dan Rb :Hambatan yang sudah di ketahui nilainya.
Rx : Hambatan yang akan di tentukan nilainya.

Saat saklar S di tutup,maka arus akan melewati rangkaian. Jika jarum Galvanometer menyimpang artinya ada arus yang melewatinya,yaitu antara titik C dan D ada beda potensial. Dengan mengatur besarnya Ra dan Rb juga hambatan geser Rs akan dapat di capai galvanometer G tak teraliri arus, artinya tak ada beda potensial antara titik C dan D.
Dengan demikian akan berlaku persamaan :

Untuk menyederhanakan rangkaian dan untuk menghubungkan besarnya R bergantung pada panjang penghantar, maka rangkaian jembatan Wheatstone dapat di ubah menggunakan kawat penghantar seperti gambar di bawah ini:

Gambar 2. Rangkaian Jembatan Wheatstone menggunakan kontak geser di atas kawat penghantar

Pada kawat penghantar AB di berikan suatu kontak geser yang berasl dari ujung Galvanometer. Gunanya untuk mengatur agar tercapai pengukuran panjang L1dan L2 yang akan menghasilkan arus di Galvanometer sama dengan NOL. Oleh karena itu pada kawat AB perlu di lengkapi skala ukuran panjang.
Dari hal di atas didapat persamaan sebagai berikut:

Peralatan yang diperlukan :
Satu set Rangakaian Jembatan Wheatstone, yang terdiri dari :
1. DC Power Supply
2. Galvanometer
3. Dua (2) Hambatan Pembanding ( Ra )
4. Hambatan yang akan diukur ( tertutup gelangnya )

C. Metode Percobaan
Prosedur Percobaan:
1. Susun rangkaian seperti pada gambar. Setelah rangkaian yang anda susun di setujui assisten, hubungkan catu daya ke jaringan PLN.
2. Tempatkan kotak geser di tengah-tengah kawat hambatan.
3. ON kan posisi saklar catu daya.
4. Geser kotak gesernya sehingga arus yang melalui Galvanometer menjadi Nol.
5. Catat harga L1 dan L2 (sertakan ketidakpastiannya).
6. Ulangi langkah nomor 3-5 untuk harga Rx yang lain.
7. Ulangi langkah nomor 1-5 untuk Rx yang di hubungkan seri (gunakan hambatan di atas ).
8. Ulangi langkah nomor 1-5 untuk hambatan Rx yang di hubungkan paralel ( gunakan hambatan di atas).

    BAB III
    KESIMPULAN

Metode Jembatan Wheatstone dapat digunakan untuk mencari nilai suatu hambatan yang belum diketahui nilainya. Metode ini juga sangat sederhana, dapat dikerjakan tanpa alat ukur pendukung seperti Amperemeter dan Voltmeter.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: